Langsung ke konten utama

Kentungan Sumber daya Di Bali

 




Bali memiliki berbagai sumber daya alam yang berpotensi mendukung perekonomian daerah. Berikut beberapa keuntungan sumber daya di Bali:


- *Pertanian dan Perkebunan*: 

Bali memiliki sekitar 79.000 hektar persawahan dan 220.000 hektar lahan kering yang cocok untuk perkebunan. Area pertanian yang paling luas berada di wilayah Tabanan dan Gianyar. Sistem subak, sebuah organisasi kemasyarakatan Bali, mengatur sistem irigasi atau pengairan sawah di Bali.

- *Kehutanan*: 

Bali memiliki luasan hutan mencapai 130.000 hektar lebih, yang terbagi menjadi beberapa kawasan hutan seperti hutan lindung, hutan konservasi, dan hutan wisata. Keberadaan sumber daya alam hutan penting bagi kelestarian alam dan fauna yang menghuninya.

- *Pertambangan*:

 Bali menghasilkan gamping sebagai bahan dasar bagi pembuatan semen, yang dieksplorasi di beberapa wilayah seperti Jimbaran dan Nusa Penida. Selain itu, Bali juga menghasilkan aneka bahan galian lain seperti batu gunung, batu kali, dan marmer.

- *Perikanan dan Kelautan*:



 Dengan luas wilayah laut 9.634 km² dan panjang garis pantai yang mencapai 470 km, kegiatan perikanan dan pariwisata laut dapat dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Hasil perikanan tangkap di Bali didominasi oleh jenis ikan lemuru, tongkol, dan tuna.


Sumber daya alam ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Bali. Namun, penting untuk mengelola sumber daya alam tersebut secara berkelanjutan dan lestari.¹

Komentar