Ekonomi Bali menunjukkan kinerja yang kuat dengan pertumbuhan sebesar 5,52% pada triwulan I 2025, lebih tinggi dibandingkan nasional. Beberapa faktor yang mendukung pertumbuhan ekonomi Bali antara lain:
- *Pariwisata*:
Sektor pariwisata masih menjadi tulang punggung ekonomi Bali, dengan pertumbuhan wisatawan domestik yang mencapai 10,18% pada triwulan I 2025.
- *Konsumsi Rumah Tangga*:
Konsumsi rumah tangga juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi Bali, didorong oleh pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI/Polri, dan pensiunan.
- *Ekspor Luar Negeri*:
Ekspor luar negeri juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Bali, sejalan dengan aktivitas pariwisata yang masih tinggi.
Dalam beberapa tahun ke depan, ekonomi Bali diproyeksikan terus tumbuh kuat dalam rentang 5,0-5,8%, didorong oleh kinerja sektor pertanian dan pariwisata. Namun, perlu diingat bahwa target pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2025 yang ditetapkan oleh Bappenas adalah sebesar 6,68-6,83%, yang dianggap optimis oleh beberapa pihak.¹ ²
*Indikator Ekonomi Utama:*
- *Pertumbuhan Ekonomi*: 5,52% (triwulan I 2025)
- *Inflasi*: 1,89% (triwulan I 2025)
- *Tingkat Pengangguran Terbuka*: Menurun sejak Februari 2021
- *Indeks Pembangunan Manusia*: Meningkat pada tahun 2024
*Tantangan:*
- *Ketimpangan Ekonomi*: Masih terdapat ketimpangan ekonomi antara daerah sentra pariwisata dan non-pariwisata.
- *Pengaruh Pandemi*:
Pengaruh pandemi Covid-19 masih dirasakan pada beberapa sektor, seperti jasa dan perdagangan.

Komentar
Posting Komentar